Blog

Pencanangan Belkaga Tingkat Nasional

JAKARTA - Kementerian Kesehatan  mencanangkan Bulan Oktober Tahun 2015 sebagai  Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) tingkat nasional. Indonesia diharapkan dapat terbebas dari penyakit kaki gajah pada 2019.

Belkaga ini dilakukan secara serentak di 241 Kota dan Kabupeten seluruh Indonesia, kegiatan ini dilakukan untuk memberantas penyakit berbahaya kaki gajah yang dapat menyebabkan cacat permanen.

Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Moeloek, menuturkan Belkaga ini adalah salah satu tujuan terwujudnya pembangunan manusia di Indonesia. Artinya seluruh masyarakat Indonesia bisa terbebas dari penyakit apapun terutama penyakit berbahaya kaki gajah. Sehingga tidak lagi ada masyarakat yang terjangkit kaki gajah, kini kaki gajah secara perlahan mengalami penurunan dari 19 persen menjadi 4 persen. Lima tahun kedepan semua bisa terbebas dari penyakit eliminasi kaki gajah.

“Pemberian obat secara masal ini akan dilakukan selama lima tahun berturut-turut, kami juga meminta mulai dari lurah, kepala desa, para kader posyandu, hingga masyarakat luas bisa berkomitmen mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah. Laksanakan sebaik-baiknya, dan terus tingkatkan Pola Hidup Bersih (PHBS),” paparnya di lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Kamis (1/10).

Menkes menegaskan bahwa upaya pengendalian kaki gajah tidak bisa dilakukan sendiri oleh Kementrian Kesehatan. Dukungan diperlukan dari berbagai pihak, seperti pemerintah pusat dan daerah serta lintas sektor, masyarakat dan layanan kesehatan.
selain itu, ia juga mengharapkan, perlu dukungan daerah seluruh pimpinan di jajaran Pemerintah pusat dan daerah dari tingkat gubernur hingga lurah, dukungan yang diharapkan di antaranya berupa komitmen dalam mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah 2019, dukungan kebijakan yang efektif, dukungan sumber daya, serta dukungan operasional untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat.

Dalam kesempatan itu pun Menkes berkesempatan berdialog dengan beberapa Bupati di Indonesia.

Sementara, Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan, ia sangat mengapresiasi karena dapat menjadi tuan rumah kegiatan BELKAGA tingkat nasional tahun 2015. Diharapkan dengan ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor, pencanagan BELKAGA ini memiliki relevansi yang kuat untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat.

Peningkatan kesehatan ini terus secara fokus dilakukan, bahkan untuk pencegahan kaki gajah dan penyakit lainnya dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan dana sebesar 15,4 persen.

“Kami optimis dengan BELKAGA ini dimulai hari ini hingga lima tahun kedepan Kabupaten Bogor dan seluruh wilayah di Indonesia bisa terbebas kaki gajah. Ini juga diharapkan bisa meningkatkan kemampuan mencegah penyakit mulai dari diri sendiri, keluarga serta lingkungan,” tutur Nurhayanti.

Bupati pun menambahkan untuk mengantisipasi berbahaya kaki gajah, Pemkab Bogor akan melakukan menguatkan di tingkat dasar melalui sosialisasi di puskesmas dan juga kita akan sebar kader kader, agar masyarakat paham tentang bahaya penyakit kaki gajah.